Duh, kena limit Reset SMTP lagi!

thumb

Semakin banyak perusahaan yang menggunakan email untuk operasional internal maupun eksternal. Baik dalam melakukan promosi produk, newsletters, maupun sekedar report laporan atau komunikasi antar divisi. Pentingnya peran email ini membuat terkadang diperlukan pengiriman email secara massal yaitu dikirim sekaligus yang ditujukan ke puluhan atau ribuan penerima sekaligus. Baik melalui kolom TO, CC, ataupun kolom BCC. Meskipun isi dan tujuan email tersebut bukanlah seperti email marketing yang ditujukan ke pihak yang tidak dikenal atau tidak pernah berhubungan sebelumnya (Spamming). Namun tanpa disadari hosting yang digunakan adalah Shared-Hosting yang tidak dirancang atau melarang untuk melakukan pengiriman massal. Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi kamu pengguna Shared Hosting agar tidak terus menerus terkena Limit SMTP pengiriman email :

1. Cek Limit Pengiriman Email Server yang Digunakan

Pada dasarnya akun Shared-Hosting tidak disarankan untuk melakukan pengiriman email massal. Hal tersebut dikarenakan setiap paket Shared-Hosting memiliki batas maksimum pengiriman email per jam (Maximum Outgoing Emails per Hour). Jika kamu menggunakan server Shared-Hosting di Master Web maka untuk limit email yaitu 250/jam & 500/hari. Bila melewati limit tersebut, maka harus menunggu hingga limit kembali lagi atau dibantu dilakukan Reset SMTP. Lalu bagaimana perhitungan terkena limitnya?

Contoh : Jika kamu hari ini pada pukul 10.20 melakukan pengiriman email 40, lalu pada pukul 10.30 melakukan pengiriman email kembali sebanyak 20 email. Maka pada hari ini kamu sudah melakukan pengiriman email dengan total 60. Pada hari berikutnya limit email kamu tidak akan lansung berubah menjadi 0, melainkan pada pukul 10.20 akan berkurang 40 email, lalu pada pukul 10.30 akan berkurang kembali menjadi 20 email. Begitupun sebaliknya jika kamu mengalami limit email per jam.

2. Beri Jeda pada setiap pengiriman email

Sangat disaran untuk kamu membatasi TO/CC/BCC (alamat email tujuan pengiriman) angka yang aman dalam melakukan pengiriman email secara bersamaan yaitu 50 alamat email, per tiap email yang akan dikirimkan. Serta diberi jeda atau melakukan pengiriman secara interval sebelum mengirimkan email kedua dan seterusnya.

Contoh : Dalam mengirimkan 1 (satu) email pengumuman ke 200 karyawan, cara yang baik dan aman adalah dengan mengirimkan email tersebut secara interval dan diberikan jeda yang setiap intervalnya di CC kan ke 50 alamat tujuan (dari total 200 email karyawan). dikirimkan.

3. Rubah Password Tiap-Tiap User Account Email

Jika kamu merasa tidak pernah melakukan pengiriman email dalam jumlah banyak. Namun sering mengalami limit email. Sebaiknya kamu melakukan perubahan password ke masing-masing akun email yang telah kamu buat pada control panel. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi bot spamming yang mungkin sudah masuk ke akun email domain anda.

4. Scanning PC/Laptop/Perangkat Anda

Langkah selanjutnya yaitu lakukan Scanning pada PC/Laptop/Perangkat yang kamu gunakan dalam melakukan pengiriman email. Kami sarankan anti virus yang digunakan yaitu anti virus yang terupdate. Agar spamming tidak dapat masuk ke perangkat anda.

Selamat mencoba, dan semoga kamu sudah tidak terkena limit pengiriman email lagi setelah melakukan tips dari kami :)