Bagimana Memelihara Sebuah Server Komputer

thumb

Server adalah komputer yang berdiri sendiri yang menyediakan data dan layanan lainnya untuk satu atau beberapa komputer lain pada jaringan. Manfaat utama server adalah memungkinkan manajemen terpusat dan pemantauan akses jaringan dan jaringan data, dan server dapat memiliki kekuatan, hard drive dan prosesor redudansi yang biasanya tidak tersedia di PC.

 

Bagaimana memaintence Server Anda ?

1. Pastikan backup Anda bekerja.

Sebelum melakukan perubahan ke server aktif Anda, pastikan bahwa backup Anda bekerja. Anda mungkin ingin mengembalikan data dari kondisi korup atau gagal ke kondisi normal pada saat ketidaksengajaan menghapus suatu data, pada saat seperti itulah backup data membantu Anda dan memberikan solusi terbaik untuk Anda.

2) Cek Penggunaan Kapasitas.

Hapus log yang sudah lamaa, email, dan versi software  yang tidak diperlukan lagi. Jika penggunaan Anda melebihi 90% dari kapasitas disk, baiknya mengurangi penggunaan atau menambahkan lebih banyak penyimpanan. Jika penggunan server Anda mencapai 100% dari kapasitas yang tersedia, maka hal tersebut akan menghentikan seluruh operasi Anda, komputer mudah ngehang, tabel database bisa mendapatkan korup dan data bisa hilang.

3) Periksa RAID alert.

Jika Anda menggunakan RAID (dan seharusnya Anda memiliki), pastikan sistem pemberitahuan kesalahan RAID Anda terkonfigurasi secara tepat dan bekerja seperti yang diharapkan. Kebanyakan tingkat RAID mentolerir hanya kegagalan disk tunggal. Jika Anda melewatkan atau mengabaikan pemberitahuan RAID, tidak mengganti disk yang rusak dengan cepat maka dapat menghancurkan server.

4) Update OS

Jika Anda tidak memiliki layanan manajemen atau auto-update tidak diaktifkan , pastikan untuk meninjau OS Anda untuk setiap update keamanan penting. Dapatkan di milis untuk OS Anda sehingga Anda tahu kapan patch keamanan penting dirilis.

5) Bersihkan server Anda.

Gunakan kompresi udara untuk menghilangkan debu dan puing-puing dari dalam server sesekali. Jangan menyentuh salah satu komponen di dalam tetapi pastikan bahwa semua debu hilang. Juga, pastikan server disimpan di tempat yang berventilasi baik dan dalam keadaan dingin.

6) Periksa Pembaharuan Aplikasi

Kebanyakan masalah keamanan yang sering dselidiki adalah karena web aplikasi yang sudah lama tidak diperbaharui, seperti Jawa dan Flash Player. Setelah Anda selesai melakukan update OS, pastikan untuk meninjau kembali web aplikasi yang diinstal dan lakukan update juga pada web aplikasi tersebut.

7) Pengechekan terhadap Hardware.

Anda mungkin ingin meninjau log untuk setiap tanda-tanda masalah hardware. Pemberitahuan Overheating, kesalahan membaca kapasitas, gagal jaringan, data tidak mereplikasi dengan benar, bisa menjadi indikator awal kegagalan hardware potensial. Kesalahan hardware jarang namun penting karena mereka adalah indikator dari isu-isu yang akan sangat mahal jika tidak ditangani.

8 ) Cek Pemanfaatan Server

Tinjau kembali server Anda dari sisi disk, CPU, RAM dan pemanfaatan jaringan. Jika hal tersebut mendekati batas, Anda mungkin perlu melakukan upgrade hardware untuk server Anda atau bermigrasi ke yang baru.

9) Tinjau Akun User

Jika Anda memiliki perubahan staf, atau perubahan pengguna lain, Anda akan ingin menghapus pengguna ini dari sistem anda. Hal ini sangat penting karna berkaitan dengan kepemilikan data pada server dan badan hukum atas kewenangan kepemilikan server tersebut.

10)  Lakukan Pemeriksaan terhadap Sistem Keamanan.

Pastikan bahwa Anda melalukan monitor mingguan atau bulanan untuk memastikan server aman.